Juventus Pastikan Diri Ke Babak Gugur Liga Champions

No Comments
Juventus Pastikan Diri Ke Babak Gugur Liga Champions

Hasil 2-1 yang tercipta pada jadwal bola Juventus saat bersua Lokomotiv Moscow 7/11 membuat Si Nyonya Tua berhasil mengamankan satu tiket ke 16 besar Liga Champions. Walau diwarnai sejumlah kejadian, laga tandang tersebut tetap mampu membuktikan bahwa Dybala cs masih lebih mumpuni ketimbang tim lawan.

Sempat Diserang Balik, Juve Naikkan Tekanan Di Babak Kedua

Usai pluit permainan dimulai, Juventus langsung melakukan tekanan pada skuad Lokomotiv Moskow, hasilnya tak butuh waktu lama, pada menit keempat Bianconerri berhasil menciptakan gol pembuka lewat tendangan bebas Christiano Ronaldo yang dimanfaatkan maksimal oleh Aaron Ramsey, dan tak mampu ditahan lajunya oleh kiper Guilherme.

Juventus Pastikan Diri Ke Babak Gugur Liga Champions

Sayangnya euphoria gol tersebut harus ternoda oleh serangan balik cepat kubu Lokomotiv Moscow yang pastinya menginginkan hasil live skor berpihak pada mereka. Di menit ke-12 gol penyeimbang itu terjadi lewat umpan gemilang Rybus yang dieksekusi oleh Miranchuk. Alhasil hingga turun minum skor 1-1 bertahan walaupun Juventus terlihat mencoba melakukan serangan walau tanpa hasil gol.

Di babak kedua,  tekanan terus dilakukan oleh Si Nyonya Tua melalui Christiano Ronaldo dan Gonzalo Higuan, namun sepertinya Moscow sudah mencium gelagat serangan balik itu sehingga lini pertahanan diperkuat tanpa melakukan upaya serangan. Beruntung saat injuri time Douglas Costa dibantu Gonzalo Higuain berhasil mematenkan tiga poin lewat gol di sisi tengah gawang.

Melihat jalannya permainan, pelatih Juventus Maurizio Sarri mengaku kurang puas karena anak asuhnya terlihat banyak memberi peluang bagi tim lawan. Namun dia tak menampik bahwa kekuatan tim yang maksimal telah mampu mencetak kemenangan penuh. Terpisah pelatih Lokomotiv Moscow Yuri Semin mengaku bangga dengan jiwa pejuang timnya yang rela mati-matian menyerang tim sekuat Juventus.

Ronaldo Cedera, Sarri Ambil Langkah Pencegahan

Walaupun tak mencetak gol pada laga kontra Lokomotiv Moscow, Christiano Ronaldo tetap banyak berperan dalam menciptakan umpan-umpan ciamik, bahkan gol perdana Si Nyonya Tua merupakan hasil karyanya yang disempurnakan Ramsey. Sayangnya cedera lutut yang dialaminya membuat mantan pemain Real Madrid itu tak bisa bermain 90 menit, pelatih Sarri menariknya keluar di menit ke-82.

Bukan tanpa alasan Sarri mengaku cedar lutut yang dialami Ronaldo akan semakin parah jika dia tak segera istirahat dari jadwal bola dini hari kemarin. Walaupun sempat ditentang dan adu mulut dengan sang pemain Sarri tetap kukuh mengganti pemain 34 tahun itu dengan Paulo Dybala. Dia menegaskan tak ingin lebih lama kehilangan salah satu pemain terbaiknya itu.

Dengan kemenangan 2-1 tersebut Juventus akhirnya bisa mengakhiri pertaruhan fase grup dengan 10 poin penuh dan menyusul Bayern Munchen ke babak 16 besar. Sementara nasib Lokomotiv Moscow masih ditentukan oleh hasil live skor laga Bayer Leverkusen minggu depan.

Categories: Artikel

Bayern Munich Kalahkan Olympiacos

No Comments
Bayern Munich Kalahkan Olympiacos

Bayern Munich berhasil mengamankan tiga poin kala sukses membungkam perlawanan Olympiakos dengan liveskor 2-0 pada laga matchday ke-4 babak grup Liga Champions musim 2019-20 yang mentas di Allianz Arena, Kamis dini hari lalu.

Setelah kedua tim gagal memaksimalkan peluang yang ada di babak pertama, tuan rumah akhirnya bisa memetik kemenangan lewat gol-gol yang dicetak oleh Robert Lewandowski dan Ivan Perisic.

Dengan menuai hasil positif ini, Die Bayern sukses mengamankan posisi puncak klasemen sementara Grup B dengan mengoleksi 12 poin. Sementara itu Olympiakos tidak beranjak dari posisi juru kunci dengan hanya mengumpulkan satu poin dari empat laga yang telah dilakoni. Peluang Bayern untuk lolos ke jadwal bola babak 16 besar sebagai juara grup pun semakin terbuka lebar.

Untuk pertama kali di laga Liga Champions, pemain Kanada berusia 19 tahun Alphonso Davies melakoni laga debutnya di posisi bek kiri. Pemain muda fenomenal ini menggeser posisi David Alaba yang kali ini bermain sebagai bek tengah. Davies pun sebelumnya telah melakoni dua laga Bundesliga sebagai pemain inti di posisi yang sama. Sementara, pemain muda potensial lainnya yaitu Serge Gnabry bermain di depan Davies sebagai sayap kiri.

Bayern Munich Kalahkan Olympiacos

Jalannya Pertandingan

Bermain di depan publik sendiri, Bayern yang baru saja memecak Niko Kovac sebagai pelatih mereka langsung mengambil inisiatif serangan di awal babak pertama. Leon Goretzka yang mendapatkan peluang perdana masih belum mampu memecah kebuntuan bagi tuan rumah.

Lewandowski dan kawan-kawan mendapatkan beberapa peluang emas untuk memecah kebuntuan. Benjamin Pavard mendapatkan peluang emas yang masih membentur tiang gawang kala laga memasuki injury time babak pertama. Laga pun masih berkedudukan dengan liveskor 0-0.

Setelah turun minum, Bayern masih terus mendominasi jalannya pertandingan. Namun Kingsley Coman yang mendapatkan peluang emas masih bisa diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang tim tamu, Jose Sa.

Tuan rumah pun akhirnya sukses membuka keunggulan di menit ke-69 lewat gol yang dicetak oleh Lewandowksi setelah memanfaatkan umpan silang akurat yang dilepaskan oleh Coman.

Ivan Perisic yang baru masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua sukses menggandakan keunggulan bagi tuan rumah di menit ke-89. Skor pun tak berubah hingga wasit meniup peluit tanda laga usai.

Susunan Pemain

Bayern Munchen: Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Benjamin Pavard, David Alaba, Alphonso Davies; Leon Goretzka (Corentin Tolisso 82′), Javi Martinez; Kingsley Coman (Philippe Coutinho 90′), Thomas Muller, Serge Gnabry (Ivan Perisic 88′); Robert Lewandowski.

Olympiakos: Jose Sa; Omar Elabdellaoui, Ruben Semedo, Yassine Meriah, Konstantinos Tsimikas; Guilherme, Mohamed Camara, Andreas Bouchalakis (Mathieu Valbuena 71′); Lazar Randjelovic (Giorgos Masouras 61′), Guerrero, Daniel Podence (Youssef El Arabi 80′).

Categories: Artikel

Sepak Terjang Manuel Neuer Di Dunia Sepak Bola Tetap Menjadi Kiper Terbaik Di Masanya

No Comments
Sepak Terjang Manuel Neuer Di Dunia Sepak Bola Tetap Menjadi Kiper Terbaik Di Masanya

Bagi kamu penggemar skuad Jerman tentunya mengenal kiper Timnas Jerman yang satu ini yaitu Manuel Neuer. Meski di Piala Dunia 2018 lalu, ia tidak dapat mengantarkan Jerman masuk ke putaran selanjurnya di Piala Dunia tahun lalu tetapi kiper Jerman yang satu ini tetap dicintai penggemarnya.

Nah, bagaimana sepak terjang Manuel Neuer dalam dunia sepak bola dunia? Yuk, simak selengkapnya di sini.

Masa Kecil Manuel Neuer

Pria kelahiran Gelsenkirchen, Jerman pada tanggal 27 Maret 1986 ini memiliki nama lengkap Manuel Peter Neuer yang akrab dipanggil Neuer. Memang sejak kecil, ia hobi bermain bola bahkan ia betah berjam-jam menghabiskan waktu bermain bola di dekat rumahnya.

Sepak Terjang Manuel Neuer Di Dunia Sepak Bola Tetap Menjadi Kiper Terbaik Di Masanya

Selain hobi bermain bola, ternyata Neuer juga menggemari olahraga lainnya, seperti tenis dan ski. Bahkan ia mengidolakan pemain tenis ternama yang bernama Boris Becker.

Di tahun 1991, Neuer mulai masuk tim sepak bola muda yang bernama Schalke. Saat itu, usianya menginjak 5 tahun namun kepiawaiannya dalam bermain bola patut diacungi jempol dan hal itu juga diakui oleh pelatihnya. Perkembangan permainan bola Neuer sangat berkembang bersama Tim Schalke.

Mengawali Karirnya di Dunia Sepak Bola

Di tahun 2005 ini merupakan awal karir sepak bola Neuer. Hal tersebut karena ia sudah menandatangani kontrak untuk bermain di Bundesliga. Kemudian pada tanggal 1 Juni 2011, Neuer menandatangani kontrak untuk bermain bersama Bayern Munchen selama 5 tahun dengan nilai transfer yang lumayan tinggi. Nah, di Bayern Munchen inilah, Neuer ditunjuk sebagai penjaga gawang dengan bayaran tertinggi kedua setelah Buffon.

Karir Neuer terus melonjak meski baru mengawali kemudian pada tanggal 25 April 2012, berdasarkan liveskor pertandingan Liga Champion UEFA, Neuer berhasil menghalau tendangan penalti yang dilakukan Cristiano Ronaldo dan kaka. Alhasil, Neuer dapat mengantarkan Bayern Munchen maju ke babak semifinal Liga Champion UEFA.

Karirnya yang Mulai Melonjak

Karir Neuer terus melonjak, ia pun mengikuti pertandingan final Liga Champion UEFA melawan Chelsea dan live skor akhir saat itu 4 – 3, di mana Bayern Muchen harus menerima kekalahan dari Chelsea dalam adu penalti.

Di musim 2012 – 2013 Liga Champion UEFA, Neuer berhasil menjaga Bayern Munchen dengan baik karena tak satupun bola masuk ke gawangnya. Karir Neuer terus menanjak hinga pada tanggal 7 Januari 2014, berdasarkan liveskor yang telah diperoleh timnya selama laga berlangsung, Neuer menerima gelar World Goalkeeper of The Year 2013.

Adapun sepak terjang  Neuer yang perlu kamu ketahui dalam dunia sepak bola dunia adalah sebagai berikut.

1. Tanggal 15 Agustus 2006, Neuer melakukan debutnya dengan bergabung sebagai Timnas Jerman U – 21 melawan Timnas Belanda.

2. Di tahun 2009, Neuer memperkuat Timnas Jerman U – 21 dan memenangkan pertandingan final UEFA European Under – 21 Football Championship melawan Timnas Inggris dengan live skor 4 – 0. Skor tersebut menunjukkan tidak ada 1 gol pun yang masuk ke gawang Neuer.

3. Pada tanggal 19 Mei 2009, Neuer bersama Tim Senior Jerman mengikuti tur keliling Asia.

4. Neuer ikut memperkuat Timnas Jerman di babak kualifikasi Euro 2012.

Hingga saat ini Neuer masih aktif sebagai penjaga gawang meskipun sepak terjangnya tidak sepiawai saat ia masih berjaya. Namun, kemampuan Neuer dalam menjaga gawang hingga saat ini tidak perlu diragukan lagi. Itulah sepak terjang Neuer dalam dunia sepak bola.

Categories: Artikel

Neymar, Pemain Hebat Yang Bergelimang Kontroversi

No Comments
Neymar, Pemain Hebat Yang Bergelimang Kontroversi

PSG saat ini boleh berbangga hati karena mampu mengamankan pemain sekelas Neymar di jajaran skuad utamanya. Karena pemain 27 tahun tersebut merupakan salah seorang pemain bertalenta yang memiliki segudang prestasi walaupun sempat tersandung sejumlah skandal kontroversi. Seperti apa perjalanan karir pemain bernama lengkap Neymar da Silva Santos Junior itu?

Memulai Dari Klub Lokal, Kini Jadi Rebutan Klub Superior Eropa

Bakat Neymar Junior sudah terlihat sejak berusia belia, tak lain karena latar belakang sang ayah yang juga pemain sepakbola. Dia mulai mengikuti jadwal bola perdana saat berusia 10 tahun bersama klub lokal Portuguesa Santista, namun hanya beberapa bulan saja, karena kepindahan keluarganya ke Santos, disanalah dia mulai karir juniornya bersama Club Santos yang sangat terkenal di Brasil.

Neymar, Pemain Hebat Yang Bergelimang Kontroversi

Selama enam tahun bersama Santos Junior permainan Neymar semakin terasah dan menonjol ketimbang pemain lainnya. sehingga tahun 2009 saat dia berusia 17 dia direkrut oleh Santos utama dan menyumbangkan gol pertama yang membuat live skor laga berpihak pada kemenangan Santos kontra Oeste. Sejak itulah banyak klub mulai bereaksi melihat performa bapak satu anak ini.

2010 manager pemain 27 tahun tersebut menolak tawaran tiga klub sekaligus, yaitu West Ham United, Chelsea dan Real Madrid padahal nilai yang ditawarkan cukup tinggi untuk level seorang pemain muda hingga mencapai 20 juta poundsterling. Hasilnya, Santos semakin berjaya dengan menerima berbagai tropi dan Neymarpun banjir prestasi diantaranya south American Footballer of the years tahun 2011.

Kontroversi Tak Membuat Performa Menurun

Perjalanan karir profesional Neymar berlanjut tahun 2013 saat dipinang Barcelona. Disana dia mampu mengukuhkan diri sebagai salah satu pencetak gol dengan teknik mumpuni. Bahkan bersama Luis Suarez dan Neymar dia tumbuh menjadi pemain hebat yang selalu ditakuti tim lawan dalam setiap jadwal bola Barcelona yang menempatkan dirinya sebagai penyerang atau gelandang.

Sayangnya performanya tercoreng dengan kontroversi kepindahan ke PSG tahun 2017 yang berujung seteru dengan manajemen Barcelona. Karena pemain Brasil tersebut memutus kontrak di tengah jalan yang masih tersisa satu tahun lebih. Kabarnya dia menerima tawaran karena dijanjikan gaji yang fantastis oleh PSG dan membuatnya jadi pemain termahal tahun tersebut.

Karena keputusan fenomenalnya itu dia sempat dijuluki moneymar. Tapi dia tetap mampu memperlihatkan kekuatan bersama PSG dan telah bermain di 37 laga dengan berkontribusi 34 gol dari total live skor PSG hingga saat ini. Kontroversi selanjutnya adalah tuduhan pemerkosaan yang dilakukannya kepada model Najila Trinande, beruntung hal itu tak terbukti.

Walaupun penuh perjuangan dan kontroversi namun Neymar tetap menjadi salah satu pemain terbaik dunia saat ini, seperti yang sempat diungkapkan legenda sepakbola Brasil Pele yang mengatakan bahwa Neymar adalah pemain yang sangat baik dan diamini oleh Ronaldinho. Bagaimana kiprah selanjutnya dari Neymar? Apakah masih akan berprestasi atau justru meredup di PSG?

Categories: Artikel

3 Fakta Sepak Terjang Francesco Totti Di Dunia Sepak Bola Yang Wajib Kamu Tahu

No Comments
3 Fakta Sepak Terjang Francesco Totti Di Dunia Sepak Bola Yang Wajib Kamu Tahu

Berdasarkan jadwal bola 2 tahun lalu tepatnya bersamaan dengan berakhirnya kontrak kerja antara Francesco Totti dengan AS Roma menunjukkan berakhir pula perjalanan karir seorang Francesco Totti di dunia sepak bola.

Keputusan Francesco Totti pensiun dari dunia sepak bola 2 tahun lalu tepatnya di bulan akhir Mei 2017 memang tepat. Mengingat usianya yang tidak muda lagi sebagai seorang pemain sepak bola. Namun, sepak terjangnya di dunia sepak bola terutama Italia tidak bisa dilupakan begitu saja.

Perjalanan Karir Francesco Totti dalam Dunia Sepakbola

Nah, bagaimana dengan sepak terjang Francesco Totti di dunia sepak bola? Yuk, simak 3 fakta sepak terjangnya berikut ini.

3 Fakta Sepak Terjang Francesco Totti Di Dunia Sepak Bola Yang Wajib Kamu Tahu

1. Salah Satu Pemain Bola yang Setia dengan 1 Klub

Pria yang memiliki nama lengkap Francesco Totti ini lahir di Roma, Italia pada tanggal 27 September 1976. Ia memulai karirnya sebagai pemain sepak bola junior di tahun 1984. Karinya terus menanjak hingga akhirnya di usianya yang ke – 16 tahun, ia bergabung dengan klub Roma.

Perlu kamu ketahui, sejak saat itu Francesco Totti tidak pernah berpindah-pindah klub seperti pemain lainnya. Artinya ia adalah pemain yang setia dengan 1 klub, hal tersebut telah dibuktikan Francesco Totti yaitu sejak mengawali karirnya sebagai pemain senior di tahun 1992 hingga ia pensiun di tahun 2017, Francesco Totti tetap setiap mendukung Roma.

2. Mendapat Gelar Top Scorer dan Predikat Kapten Termuda di Dunia Sepak Bola Eropa

Kepiawaiannya dalam menguasai lapangan tidak perlu diragukan lagi, bahkan pelatih pun mengakui kehebatannya dalam menguasai lapangan. Tidak heran jika di usia Francesco Totti yang relatif muda yaitu di usianya yang ke – 22 tahun, ia ditunjuk sebagai kapten AS Roma. Alhasil, sejak saat itu ia menyandang predikat sebagai kapten termuda.

Selain menyandang gelar kapten termuda, Francesco Totti juga jago mencetak gol. Gol-gol indah penah diciptakan dalam setiap laga pertandingan. Hal tersebut dibuktikan dengan liveskor laga pertandingan yang dimainkan oleh Francesco Totti, tercatat ia telah mencetak gol sebanyak 32 gol.

Nah, berdasarkan liveskor catatan gol yang dicetak oleh Francesco Totti tersebut, ia berhak menerima gelar sebagai pencetak gol terbanyak di Laga Pertandingan Musim Seri A tahun 2006 – 2007 dan ia juga mendapatkan Sepatu Emas Seri A beserta Sepatu Emas Eropa.

3. Pemain dengan Pemegang Kartu Merah yang Sedikit

Memang seorang pemain bola rentan mendapat kartu merah dan dikeluarkan dari pertandingan laga yang sedang berlangsung jika mereka tidak dapat menjaga sikap dan merugikan pemain lainnya.

Berdasarkan jadwal bola dari 786 pertandingan yang diikuti Francesco Totti tercatat kartu merah yang pernah ia dapatkan hanya 16 kartu merah. Catatan kartu merah yang diterima Francesco Totti termasuk sedikit jika dibandingkan dengan jumlah pertandingan yang pernah diikutinya.

Nah, itulah 3 fakta sepak terjang Francesco Totti di dunia sepak bola. Ia memutuskan pensiun akhir Mei 2017 lalu, tepat di usianya yang ke – 40 tahun. Oleh karenanya, melihat sepak terjangnya yang minim berita negatif, Francesco Totti layak dijuluki sebagai seorang legend di dunia sepak bola dunia.

Categories: Artikel